1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. V
  6.  » 
  7. VIRAL NEWS


  8. Reporter :     30 November 2017 12:01

    Mengapa letusan Gunung Agung berbahaya?

    Dikutip dari dw.com, ahli geofisika Jacqueline Salzer menjelaskan bahwa Gunung Agung memiliki potensi yang mematikan. Kata dia, itu adalah gunung berapi campuran, juga dikenal sebagai "stratovolcano". Gunung api yang demikian kerap ditemukan pada zona subduksi tektonik.

    Di Bali, lempeng Indo-Australia menelusup ke bawah lempeng Sunda. Ini bagian dari cincin api pasifik. Di daerah tersebut, kita kerap menemukan lava yang sangat kental, tidak seperti "shield volcano", yang lavanya lebih cair.

    Ini artinya, pada zona letusan, lava gunung api, abu vulkanik serta materil letusan lainnya menumpuk dengan tajam. Ini ciri khas gunung api yang berbentuk kerucut. Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Bali, dengan ketinggian mencapai 3.140 meter.

    Jika magmanya sangat kental, maka gunung berapi tersebut sangat eksplosif. Penyebabnya karena gas yang terperangkap di dalam magma mendapat tekanan. Ketika magma naik ke permukaan maka tekanannya pun semakin meningkat.

    Tetapi ketika gunung berapi meletus, maka tiba-tiba gas tersebut pun terbebas. Dengan demikian, letusan benar-benar memuntahkan magma menjadi beberapa bagian, yang menyebabkan awan abu yang sangat besar.

    Letusan ini akan berulang dan bisa berlanjut selama beberapa hari, karena ada sumber magma yang konstan. Gas pun naik ke permukaan dan melepaskan energi.

    Selanjutnya --->> Bahaya mengintai penduduk Bali

     

    Bahaya mengintai penduduk Bali

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES