1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. A
  6.  » 
  7. ALUTSISTA TNI


  8. Reporter : Yulistyo Pratomo    22 Mei 2017 05:05

    Enggak kalah sama Tomahawk, ini rudal canggih buatan Indonesia

    Indonesia ternyata enggak kalah lho. Negeri dengan seribu pulau ini juga sudah memiliki sejumlah rudal, kemampuannya juga tak kalah canggih.

    Feed.merdeka.com - Tentu masih lekang dalam ingatan ketika Amerika Serikat memutuskan meluncurkan rudal Tomahawk untuk menyerang basis tentara Suriah. Banyak negara yang mengagumi kecanggihannya, bahkan sebelum sampai ke sasaran senjata ini memutar terlebih dahulu menggunakan laser.

    Indonesia ternyata enggak kalah lho. Negeri dengan seribu pulau ini juga sudah memiliki sejumlah rudal, kemampuannya juga tak kalah canggih.

    Rudal itu diberi nama Petir V-101, yang dikembangkan seorang ahli bom bernama Ricky Hendrik Agam. Lelaki ini sudah menangani pembuatan bom untuk kebutuhan militer Indonesia, salah satunya diperuntukkan bagi pesawat Sukhoi.

    Bom ciptaannya kerap dipesan militer Indonesia.

    Pengalamannya membuat bom untuk Sukhoi Su-27 dan Su-30, Ricky bersama PT Sari Bahari miliknya, mendirikan proyek untuk membuat roket canggih. Roket ini adalah pengembangan jenis bom P-100 dan P-100 L yang dipesan TNI AU.

    Rudal ini diklaim sangat hebat dalam kecepatan. Bahkan, sebuah uji coba mendapati rudal ini mampu melesat sampai 260 kilometer per jam. Alhasil, dengan jarak jangkau itu membuat peluru kendali ini bisa menjadi andalan TNI untuk pertahanan.

    Sementara, beberapa rudal yang pernah dimiliki Indonesia memiliki jarak jelajah yang tidak terlalu jauh. Seperti rudal C-701 dan C-705 buatan PT Dirgantara Indonesia. Peluru adaptasi dari China ini hanya mampu menjelajah antara 60-80 kilometer dan 135 kilometer.

    Selain itu, Indonesia juga mengembangkan Exocet MM40 Block 2 yang jadi andalan TNI AL.

    Nah, dibanding dua rudal itu, Petir V-101 memiliki perangkat canggih. Senjata ini mengadopsi teknologi paling mutakhir untuk penginderaan sasaran. Selain itu, V-101 mengusung multiple 3D point dari jenis rudal yang menggunakan seeker.

    Sejauh ini, meski sudah berstandar NATO, namun PT Sari Bahari hanya menjual produk-produknya kepada militer Indonesia saja. Ternyata V-101 telah diminati banyak negara. Desainnya yang unik dan canggih membuat peluru kendali ini berpeluang memiliki pamor besar.

    Mendapati hal itu, bukan tidak mungkin perusahaan swasta pembuat amunisi di samping PT Pindad ini menjajal pasar internasional, jika itu terjadi maka teknologi alutsista di Indonesia akan semakin maju.

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES