1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. V
  6.  » 
  7. VIRAL


  8. Reporter :     28 Desember 2017 12:01

    Pria ini pulang ke rumah setelah dikremasi, keluarga ketakutan

    Keluarganya tak bisa mempercayai kehadiran Sakorn dan terus menyentuh Sakorn sampai mereka benar-benar yakin bahwa dia bukan hantu.

    Feed.merdeka.com - Seorang pria bernama Sakorn Sacheewa dari provinsi Si Ka Ket, Thailand mengejutkan keluarganya. Bukan kejutan biasa, karena keluarganya telah meyakini bahwa Sakorn telah meninggal dunia dan dikremasi tujuh bulan lalu, tepatnya pada 18 Mei 2017.

    Lalu, siapa yang pulang ke rumah? Arwah Sakorn?

    Melansir SCMP, Sakorn diketahui pindah ke Bangkok untuk bekerja di kapal nelayan selama dua tahun. Selama dua tahun ini, dia belum pernah menghubungi keluarganya. Sayangnya, pada Mei 2017 lalu keluarganya dihubungi oleh polisi setempat yang menyatakan bahwa Sakorn telah meninggal dunia karena penyakit pencernaan di rumah sewanya di Bangkok.

    Keluarga yang bersedih tersebut mengambil jasad Sakorn di Fakultas Kedokteran Universitas Vajira Universitas Navamindradhiraj. Saat melihat jasad tersebut, sepupu Sakorn, Nakornchai melihat bahwa gigi depan tampak berbeda, karena Sakorn memiliki dua gigi yang hilang.

    Sepupunya mengemukakan kekhawatirannya kepada pejabat tersebut namun ditolak, dan keluarga diminta untuk mengembalikan mayat yang sudah membengkak itu. Surat kematian tersebut dikeluarkan untuk keluarga tiga hari kemudian dan mayatnya dikremasi.

    Tujuh bulan kemudian, Sakorn, yang sebenarnya masih hidup, meninggalkan pekerjaannya dan memutuskan untuk kembali ke rumah. Dia dengan santai masuk ke rumahnya untuk menemui keluarganya. Keluarganya yang telah mengira dia telah lama meninggal dan dikremasi, terkejut.

    Sepupunya tidak bisa mempercayai kehadiran Sakorn dan terus menyentuh Sakorn sampai mereka benar-benar yakin bahwa dia bukan hantu.

    Ibunya, yang sama-sama terkejut, berkata, "Kamu sudah mati, bagaimana kamu bisa kembali?"

    Kepala desa bahkan dibawa untuk memverifikasi identitas Sakorn, dan dia memeriksanya dengan baik. Tidak ada yang masuk akal sampai Sakorn menceritakan kisahnya. Rupanya, saat masih bekerja di kapal nelayan, kartu identitasnya dicuri oleh seorang pekerja Myanmar yang melarikan diri.
    Sakorn akhirnya mendapat kartu pengganti yang dikeluarkan oleh kantor distrik Khanom.

    Hmm, lalu siapa yang dikremasi itu? Sayangnya, pihak berwenang juga tidak memiliki jawabannya. Setelah semua pihak mempercayai pengakuannya, Sakorn ingin catatan resmi diubah karena dia benar-benar masih hidup.

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES