1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. K
  6.  » 
  7. KESEHATAN


  8. Reporter : Anisha    22 Desember 2015 14:18

    Mimpi Punya Momongan Terjawab dengan Cara Ini

    Dunia medis memiliki solusi untuk Anda yang punya hambatan dalam memiliki momongan.

    Feed- Setelah menikah, memiliki keturunan ialah impian hampir semua pasangan. Tetapi tidak semua pasangan suami istri dengan cepat mendapat keturunan.

    Gangguan kesuburuan menjadi faktor utama penghambat memiliki momongan. Apa itu gangguan kesuburan? Gangguan kesuburan ialah kegagalan satu pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang benar selama satu tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Berdasarkan data BPS tahun 2008, jumalah wanita usia reproduksi sekitar 39,8 juta orang dan mengalami gangguan kesuburan sepuluh hingga 15 persen.

    via obgyn.mcw.edu

    "Menurut data infertilitas saat ini di Indonesia, sebesar sepuluh hingga 15 persen dari 40 juta pasangan usia subur mengalami gangguan kesuburan," ungkap Dr.dr.Budi Wiweko, SpOG (K), pakar bayi tabung, dokter FKUI-RSCM sekaligus tim ahli di SMART IVF (In Vitro Fertilization), Bekasi saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dalam acara bertajuk 'Klinik Bayi Tabung dari dan Untuk Indonesia', Selasa, 22 Desember 2015.

    Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan bayi tabung. Seperti yang dijelaskan dr.Yassin Yanuar MIB, SpOG, Msc, tim ahli SMART IVF. Program bayi tabung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan pada pasangan infertilitas (gangguan kesuburan) dengan cara mempertemukan sperma dan sel telur di luar manusia. Kemudian, setelah terjadi pembuahan, sejumlah dua hingga tiga embrio akan ditanam kembali ke rahim si calon ibu.

    via tatsgroup.com

    Namun, kesuksesan program ini juga dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya usia. "Semakin bertambah usia perempuan, maka kemampuan dalam memproduksi sel telur dengan kualitas dan kuantitas yang menurun. Untuk itu Anda tidak boleh telat melakukan bayi tabung," ujar dr. Yasin.

    Dr. Yasin mengatakan terdapat lima faktor mengapa harus mengikuti program bayi tabung.

    1. Infertilitas disebabkan oleh gaktor sperma yang tidak dapat dikoreksi.
    2. Infertilitas disebabkan oleh sumbatan pada kedua saluran telur.
    3. Infertilitas disebabkan endometrisosis (kista coklat) derajat sedang dan rendah.
    4. Infertilitas disebabkan gangguan pematangan sel telur yang tidak dapat dikoreksi.
    5. Infertilitas disebabkan oleh faktor yang tidak dapat dijelaskan (unexplained).

    Ada pun waktu yang dibutuhkan mengikuti program bayi tabung antara empat hinga enam minggu. "Dengan tingkat keberhasilan berkisar 40 hingga 50 persen. Keberhasilan sangat dipengaruhi oleh usia calon ibu, cadangan sel telur, dan faktor penyebab infertilitas," ungkap dr. Budi. (Anisha Saktian.P)

    Baca juga:

    Ini Dia Tips Cepat Hamil dari Mereka yang Sudah Mengalaminya

    Rangkaian Selebriti Indonesia Ini Punya Anak Tanpa Hamil

    Tips agar Hamil Anak Perempuan

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES