1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. B
  6.  » 
  7. BILIK SEHAT


  8. Reporter : Zika    3 Mei 2016 12:20

    Kiat Bekerja Saat Hamil

    Konsultasikan ke dokter
    Namun jika si BuMil masih bekerja shift malam, atau di tempat yang dapat mengganggu kesehatannya, BuMil disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungannya mengenai kondisi tersebut.

    BuMil berhak membuat penyesuaian terhadap kondisi pekerjaan yang terbaik untuknya. Ia dapat mengajukan surat keterangan medis dari dokter. Ia dapat meminta untuk dipindahkan ke jenis pekerjaan yang tidak berbahaya bagi kesehatannya, atau pun pengaturan jam kerja agar tidak bekerja pada malam hari.

    Ajukan Cuti

    BuMil selama kehamilannya dapat mengajukan beberapa cuti, yaitu cuti melahirkan, cuti pasca keguguran atau cuti lainnya. Apabila BuMil telah mendekati HPL (Hari Perkiraan Lahir), maka sebaiknya BuMil mengajukan cuti melahirkan.

    Selain itu apabila mengalami keguguran, BuMil juga bisa mengajukan istirahat atau cuti pasca keguguran. Atau juga cuti lain akibat terjadi gangguan pada kehamilan dan janinnya.

    Seperti yang tercantum pada pasal 82 UU Ketenagakerjaan yang menetapkan cuti melahirkan selama 1,5 bulan masa istirahat sebelum waktu perkiraan persalinan, dan 1,5 bulan setelah persalinan. Sedangkan untuk cuti pasca keguguran adalah 1,5 bulan.



    Pada prinsipnya, semua trimester cukup aman bagi BuMil untuk bekerja selama pekerjaan yang dilakukannya masih dalam batas wajar, juga kondisi BuMil dan janinnya baik. Namun apabila terdapat masalah-masalah seperti perdarahan, kontraksi dan nyeri perut yang terjadi selama hamil pada trimester berapapun maka BuMil sebaiknya istirahat atau mengajukan cuti di luar cuti yang disebutkan di atas.

    Kiat Menjaga Stamina Bumil Saat Bekerja:
    * Melakukan konsultasi teratur kepada dokter mengenai kehamilan dan kondisi janin.
    * Mengonsumsi makanan yang bergizi lengkap, seimbang dan bersih.
    * Banyak minum air putih.
    * Minum susu 2 kali sehari atau suplemen lainnya.
    * Cukup istirahat atau tidur 8 jam sehari.
    * Menggunakan pakaian yang nyaman dan dapat melindungi diri dari terpaan angin malam (misal: jaket atau sweater)
    * Hindari stress.
    * Mendapatkan dukungan penuh dari keluarga terutama suami.

     
    dr. Nina Kartina, SpOG
    ninakartinawahyudi@yahoo.com

    INTRO

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES