1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. T
  6.  » 
  7. TNI


  8. Reporter : Yulistyo Pratomo    11 Agustus 2017 13:21

    Salut, jenderal TNI ini minta maaf usai anggotanya pukul polantas

    Kini Serda WS sudah dijebloskan ke penjara oleh Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru dalam kondisi dirantai.

    Feed.merdeka.com - Video pemukulan yang dilakukan Serda WS menjadi viral di dunia maya. Kejadian itu menjadi pukulan telak bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI), namun mereka tidak berdiam diri dan segera melakukan tindakan tegas bagi pelakunya.

    Kini Serda WS sudah dijebloskan ke penjara oleh Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru dalam kondisi dirantai. Tak hanya itu, atasannya Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim langsung meminta maaf kepada Polri dan masyarakat.

    "Kami semua mengaturkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau," kata Brigjen TNI Abdul Karim di Pekanbaru, seperti dalam video yang diunggah di Instagram.

    Berikut video permintaan maaf Brigjen TNI Abdul Karim:

     

    #respek untuk Komandan TNI. . . TNI Minta Maaf Atas Insiden Amuk Anggotanya Pukul Polisi Oleh Anggi Romadhoni Pekanbaru (Antarariau.com) - Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim meminta maaf atas insiden amuk oknum anggotanya yang memukuli seorang anggota polisi di Kota Pekanbaru . . "Kami semua mengaturkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau," kata Brigjen TNI Abdul Karim di Pekanbaru, Jumat Permohonan maaf tersebut disampaikan Abdul Karim kepada sejumlah awak media, langsung dari ruang tahanan Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru, tempat Serda WS ditahan Serda WS ditahan Polisi Militer usai melakukan pemukulan kepada anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Vernando di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis siang (10/8) Aksi pemukulan tersebut direkam sejumlah warga dan pengendara yang saat itu berada di lokasi. Saat ini #video tersebut telah menyebar luas dan #viral di berbagai media sosial Indonesia Abdul Karim mengakui bahwa aksi yang dilakukan oleh oknum anggotanya tersebut jelas sebuah pelanggaran dan tidak sepantasnya dilakukan. Terlebih lagi, aksi itu menjadi "viral" dan ditonton jutaan warga Indonesia Untuk itu, dia juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dengan adanya aksi tersebut dan menyebar secara cepat . . "Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada yang menonton video itu," pintanya . . . . . #infoanda #kabarutama #kabarberita #kabarterkini #kabar #kabarterbaru #kabarindonesia #info #infoterkini #infoindonesia #infoterbaru #berita #beritaterkini #beritaindonesia #beritaterbaru #wajibtau #harustau #update #terupdate #polisi #fight #streetstyle #TNI #infopku #humaspoldariau #koremwirabima #riau

    Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Media Berita Fakta (@infoanda) pada

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES