1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. K
  6.  » 
  7. KESEHATAN


  8. Reporter : Zika    23 Maret 2015 14:00

    Cara Jahat Manusia Memperlakukan Orang Gemuk

    Perlakuan bias pada orang gemuk menyerap nyaris ke segala aspek kehidupan.

    Feed - Manusia dengan berat badan berlebih cenderung menerima perlakukan tidak adil. Mulai dari ejekan hingga jumlah pendapatan yang tidak seimbang jika dibanding dengan orang yang berbobot normal. Demikian hasil penelitian dalam International Journal of Obesity yang dikeluarkan oleh Yale University pada tahun 2008. Disebutkan juga perlakuan bias ini bahkan menyerap nyaris ke segala aspek kehidupan.

    Hal ini pun sesuai dengan data dari situs resmi Departemen HAM Minnesota, AS, di mana pekerja dengan berat badan berlebih dan sudah menapaki karir selama 40 tahun, mendapat pemasukan US$100 ribu (Rp1,3 miliar) lebih sedikit dibanding mereka yang tidak mengalami masalah berat badan. Apa lagi cara jahat manusia memperlakukan orang gemuk?

    via www.vice.com

    Bias medis
    Sebuah studi tahun 2013 menyebutkan bahwa mahasiswa sekolah kedokteran membias ketika berhadapan dengan orang berbobot lebih. Menurut para peneliti, mahasiswa ini memperlakukan pasien gemuk dengan rasa hormat yang rendah dan kerap dijadikan bahan candaan dibanding saat merawat pasien berbobot normal.

    via healthmeup.com

    Merusak karir
    Studi lain yang mempelajari Hubungan Masyarakat menyimpulkan bahwa para pemimpin perusahaan tidak menyukai calon karyawan yang gemuk. Orang-orang gendut dipandang kurang teliti, kurang menyenangkan, kurang stabil secara emosional, kurang produktif, malas, dan berujung pada berkurangnya gaji Anda. (Baca: 5 Hal Konyol yang Memengaruhi Gaji Anda)

    via catdailynews.com

    Diskriminasi kekayaan
    Di awal tahun 2013, pemerintah Inggris memberi ultimatum akan memotong jatah kesejahteraan bagi orang gemuk yang malas pergi ke pusat kebugaran. Padahal di saat bersamaan, sebanyak 60 persen orang dengan berat normal juga tidak memiliki gaya hidup sehat namun tidak mendapat ancaman ini.

    Anak gemuk dihukum
    Majalah Time edisi tahun 2010 pernah mengemukakan fakta bahwa orangtua pun ikut andil dalam diskriminasi pada orang gemuk. Caranya? Dengan secara tidak sadar menghukum anak mereka karena mengalami berat tubuh berlebih. Para orangtua dengan anak gemuk umumnya tidak memberi bantuan finansial berupa mobil karena si anak dianggap malas dan harus belajar disiplin. (Lihat juga 5 Kasus yang Merugikan Orang Gendut

    via www.counselheal.com

    Bullying di sekolah
    Studi tahun 2003 menyebut bahwa 41 persen anak-anak di sekolah tidak menyukai rekannya yang gemuk. Padahal ada bukti ilmiah yang menyatakan mereka yang di-bully akan hidup penuh dengan kebencian pada dirinya sendiri.

    via www.secureteen.com

    Dibenci dunia
    Studi tahun 2011 menghasilkan fakta mengejutkan bahwa dunia sudah semakin bias dengan orang bertubuh gemuk. Studi itu menyebut bahwa negara-negara yang biasanya mengagungkan tubuh tambun seperti Samoa dan Puerto Rico, sudah tidak lagi menyukai ukuran tubuh besar. Sedangkan di negara-negara lain, kegemukan dianggap sebagai simbol kemalasan dan kurangnya kemampuan mengontrol keinginan tubuh untuk makan. (Baca juga: 4 Negara Ini Anggap Wanita Gemuk Lebih Cantik

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES