1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. B
  6.  » 
  7. BILIK SEHAT


  8. Reporter : Zika    3 Mei 2016 12:20

    Ibu Hamil Pantang Shift Malam

    Bekerja bagi sebagian wanita saat ini bukanlah hal yang aneh, terlebih di zaman seperti saat ini. Semua kebutuhan bahan pokok terus melonjak sehingga menuntut sebagian wanita untuk bekerja mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.Tak terkecuali bagi BuMil (ibu hamil).

    Meski dalam kondisi hamil, tak jarang BuMil pun rela melakukan pekerjaan dengan sistem shift. Bekerja dengan sistem shiftsebenarnya tidak membahayakan BuMil dan janin selama pekerjaan itu dalam batas wajar. Terkecuali pekerjaan dengan shift malam. BuMil dilarang bekerja pada shift malam. Selain itu, BuMil juga perlu menghindari beberapa hal, di antaranya adalah :

    * Pekerjaan dengan jam kerja lama (lebih dari sembilan jam perhari atau lebih dari 40 jam seminggu)
    * Lembur
    * Pekerjaan dengan beban fisik yang berat, seperti mengangkat, menarik dan mendorong benda berat.
    * Bekerja dengan mesin yang bergetar kuat
    * Berdiri terlalu lama, sering naik turun tangga, sering membungkuk.
    * Pekerjaan yang memerlukan keseimbangan khusus
    * Pekerjaan yang memiliki tingkat stres yang tinggi

    Oleh karenanya, BuMil yang tetap bekerja sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi di atas. Ia hanya boleh bekerja maksimal sembilan jam sehari atau 40 jam seminggu, tidak lembur atau pun menjalani shift malam.

    Dalam hal ini, BuMil pekerja mendapat perlindungan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan pemerintah. Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan yang terdapat dalam pasal 76 ayat 2 menyatakan bahwa pengusaha tidak diperbolehkan mempekerjakan wanita hamil melakukan pekerjaan yang menurut dokter membahayakan kesehatan dan keselamatan dirinya serta janin yang dikandungnya. Juga kalau wanita hamil tersebut bekerja antara jam 11 malam sampai jam 7 pagi.

    Risiko yang Mungkin Terjadi
    BuMil yang pekerjaannya menuntut secara fisik, bekerja terlalu lama atau memiliki jam kerja yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan kelahiran prematur. Hal ini berhubungan dengan tingkat stres yang dialami BuMil tersebut.

    BuMil yang bekerja dengan shift malam seringkali kurang istirahat karena pada siang harinya ia harus bekerja mengatur kehidupan rumah tangganya. Selain itu, cuaca yang dingin pada malam hari membuat BuMil semakin rentan terhadap penyakit. Hal inilah yang menyebabkan ia dapat mengalami kontraksi yang terjadi sebelum waktunya sehingga bayi lahir prematur dengan berat lahir rendah.

    Kiat Bekerja Saat Hamil

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES