1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. S
  6.  » 
  7. SAINS


  8. Reporter :     14 Desember 2017 15:30

    Asteroid ini pesawat luar angkasa alien?

    Kecepatan objek dan lintasan 'eksentrik' mengindikasikan Oumuamua berasal dari ...

    Feed.merdeka.com - Sebuah proyek pencarian kehidupan cerdas di luar angkasa akan memeriksa sebuah asteroid antarbintang. Apakah ada tanda-tanda teknologi alien atau tidak. 

    Objek berbentuk janggal itu terdeteksi saat melesat menuju Matahari pada 19 Oktober lalu. Sifat-sifat objek itu mengindikasikan bahwa dia berasa dari bintang lain. Sejauh ini, baru sekali ini bentuk asteroid seperti itu beredar di lingkungan kosmik kita.

    Sebuah inisiatif yang disokong miliuner Yuri Milner akan menggunakan teleskop radio untuk mendengarkan sinyal dari objek tersebut. Upaya tim ini akan dimulai pekan ini.

    Selain itu, sejumlah astronom juga mengamati asteroid tersebut--yang kini melesat menjauhi tata surya kita.

    Kecepatan objek dan lintasan 'eksentrik' mengindikasikan Oumuamua berasal dari luar tata surya kita
    © 2017 feed.id/NASA via BBC

    Observasi pertama dilakukan dengan teleskop Robert C Byrd Green Bank di West Virginia selama 10 jam pertama.

    Pada pengamatan sebelumnya tampak bahwa objek yang diberi nama Oumuamua itu memiliki bentuk yang aneh. Dia lonjong memanjang dan mirip cerutu.

    Dalam rilis, prorgam Breakthrough Listen milik Milner itu menyatakan: "Peneliti yang sedang meneliti transportasi antariksa jarak jauh sebelumnya menyimpulkan bahwa bentuk cerutu atau jarum merupakan arsitektur yang paling memungkinkan bagi sebuah pesawat luar angkasa antarbintang." Bentuk cerutu atau jarum, demikian bunyi pernyataan itu, akan meminimalkan gesekan dan kerusakan dari gas, debu, serta objek lainnya dalam proses perjalanan jarak jauh pesawat.

    Andrew Siemion, Direktur Berkeley SETI Research Center-- yang ikut dalam inisiatif itu mengatakan, kehadiran Oumuamua di sistem tata surya kita memberi kesempatan pada Breakthrough Listen untuk melacak objek yang bergerak dengan cepat di sekitar tata surya."

    Foto: European Southern Observatory (ESO) via BBC

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES